Spotify Akhirnya Untung dan Langsung Beli Anchor dan Gimlet Media

Spotify baru saja mengakuisisi Anchor dan Gimlet Media dengan angka masing-masing sekitar USD 230 miliar. Lagi banyak duit ni ye


Kabar gembira buat kamu yang punya podcast di Spotify! Mereka baru aja mengumumkan keuntungan dan katanya mau mengalihkan keuntungan itu buat nyeriusin podcast yang lagi booming di sana.

Spotify mengambil langkah besar dengan untuk mengamankan dominasinya di pasar streaming musik. Seperti yang diharapakan dan sudah diprediksi beberapa pakar, akhirnya Spotify mengakuisisi Gimlet Media, jaringan podcast besar yang berbasis di Kota New York. Gimlet Media ini terkenal dengan podcast populer seperti StartUp, Reply All, Crimetwon, dan The Pitch.

Selain Gimlet Media, Spotify juga membeli Anchor, salah satu rumah podcast yang menurut saya sangat populer. Saya sendiri tidak menyangka Spotify akan mengambil langkah sebesar ini. Namun, menurut saya ini adalah langkah yang tepat jika melihat pasar podcast yang semakin menggeliat di awal 2019 ini.

“Kedua perusahaan ini adalah yang terbaik di kelasnya, dan bersama dengan kami, kami akan menyuguhkan konten yang orisinil dan beda,” jelas Daniel EK, CEO Spotify yang saya sadur dari Engadget.

Di akhir 2018 kemarin, Spotify mengumumkan kalau mereka memiliki 207 juta pengguna aktif bulanan, di mana angka ini meningkat signifikan dari sebelumnya 191 juta pengguna aktif bulanan. Pelanggan premium juga naik dari 87 juta menjadi 96 juta (termasuk saya salah satunya nih, hehe), sementara pendengar yang juga didukung dengan iklan alias gratisan angkanya juga naik cukup signifikan dari 109 juta ke 116 juta pendengar.

Sebagai perbandingan, Spotify memiliki 71 juta pengguna premium dan 93 juta pendengar gratisan pada tahun lalu di titik yang sama, dan angka ini membuat mereka berhasil meraih keuntungan sekitar USD1,7 miliar tahun ini. Angka ini terbilang cukup sehat mengingat pada 2017 lalu mereka bilang kalau mereka malah merugi. Salah satu faktor kerugian mereka katanya sih berasal dari pengguna yang pake aplikasi bodong. Untungnya, masalah itu sekarang sudah bisa diatasi.

Spotify juga mengumumkan kalau mereka sudah menjangkau pendengar baru di 13 negara yang tersebar di Timur Tengah dan Afrika Utara. “Kinerja tim kami sudah melampaui ekspektasi, dan kami berharap ini bisa jadi momentum yang baik di awal 2019,” kata mereka.

Spotify sebetulnya udah punya fitur podcast sejak beberapa waktu lalu, walaupun masih dalam versi beta. Selain Gimlet dan Anchor, eksekutif Spotify berharap bisa mengakuisisi beberapa perusahaan serupa lagi dengan budget sekitar USD400-500 juta. Dunia podcast memang sedang berada pada puncak kejayaannya beberapa bulan terakhir ini. Banyak nama-nama baru bermunculan di podcast Spotify—salah satunya Podcast Blogger, dan nama-nama lama kian bersinar.

Dengan mengakuisisi perusahaan seperti Acnhor dan Gimlet, ini akan menjadi strategi untuk memaksa pengguna beralih ke layanan premium dari Spotify nantinya. Anchor yang disebut sebagai YouTube versi audio memiliki pengguna podcast yang jumlahnya tidak sedikit sebab sebagian besar pemilik podcast di Spotify memilih hosting di Anchor. Mungkin itu yang bikin Spotify mikir, “daripada kalah saing, mending gue beli perusahaannya!”.

Menurut kamu, apakah langkah yang diambil Spotify ini sudah tepat?


Oh iya, jangan lupa dengerin Podcast Blogger di Spotify juga ya!