Merasa Dibuntuti Iklan Setiap Kali Membuka Media Sosial? Begini Cara Menghentikannya

Iklan daring memang selalu menyebalkan. Tetapi, dewasa ini kian menjengkelkan dari sebelumnya.


Iklan daring memang selalu menyebalkan. Tetapi, dewasa ini kian menjengkelkan dari sebelumnya.

Suatu hari, kamu sedang mencari jam tangan baru di internet. Kamu membuka beberapa situs namun kemudian berubah pikiran untuk berbelanja di toko saja. Setelahnya kamu membuka Facebook di komputer dan yang muncul di sana adalah iklan jam tangan dari berbagai toko daring, kamu membuka Instagram di ponsel dan semua iklan yang muncul adalah tentang jam tangan. Bahkan, seandainya kamu tetap memesam jam tangan dari toko daring tadi, iklan jam tangan akan tetap membututi kamu di mana pun. menyeramkan sekali bukan?

Begitulah cara kerja iklan yang ada saat ini; tertarget dan persisten. Teknologi pelacakan seperti kuki web memang bekerja untuk mengumpulkan informasi tentang aktivitas penjelajahan pengguna di internet melalui peramban dari satu situs web ke situs web lainnya.

Para pemasar dan perusahaan teknologi iklan memanfaatkan informasi tersebut untuk menargetkan iklan pada pengguna, melalui perangkat pengguna itu sendiri. Dan, pelacak ini sangat canggih sehingga sekalipun kamu memutuskan untuk tidak membeli, iklan akan tetap muncul dengan harapan apa yang mereka tampilkan adalah penawaran terbaik sehingga mungkin kamu berubah pikiran sampai akhirnya melakukan pembayaran.

Bagi industri periklanan, cara ini jauh lebih efektif daripada metode iklan jadul yang dilakukan secara acak. Sekalipun mengganggu, hal ini akan tetap dilakukan demi keuntungan yang lebih besar.

Tetapi apa yang lebih menyeramkan dari sekadar mengganggu aktivitas kita di internet? Ketika mereka melakukan asumsi yang salah. Belum lagi iklan yang muncul dalam bentuk video dan tidak relevan.

Sebuah studi dari Pew Research Center pada tahun 2012 mengungkap bahwa 68% pengguna tidak menyukai iklan tertarget karena mereka tidak senang aktivitas mereka dilacak dan dianalisis. Jelas, sebab riwayat penelusuran kamu di internet bisa mengungkapkan segalanya tentang dirimu, mulai dari penyakit apa yang menjangkiti, siapa calon presiden yang kamu dukung, hingga artis siapa yang selalu kamu tonton videonya setiap malam sebelum tidur. Ups!

Rupanya hal ini hanya terjadi untuk pengguna awam dan tidak untuk orang-orang atau perusahaan besar. Lalu bagaimana cara mereka menghentikan iklan tertarget yang membututi itu? Simak tulisan berikut ini:

Mengapa iklan itu membututi saya?

Sebelum marah-marah karena iklan yang mengganggu itu, sebaiknya kita tengok dulu ke belakang layar.

Katakanlah kamu sedang mencari referensi soal ponsel baru melalui peramban. Setelah itu, kamu menutup peramban dan ketika kamu membukanya kembali, iklan yang muncul di mana-mana adalah seputar ponsel murah.

Saat kamu mengunjungi situs yang menjual ponsel pun, data-data perangkat yang kamu gunakan akan tercatat dan diidentifikasi. Mereka bekerja sama dengan perusahaan teknologi untuk melakukan hal ini, jadi secara teknis kita tidak bisa lepas dari iklan.

Lalu bagaimanakah cara mudah untuk membuat iklan berhenti mengikuti?

#1 Hapus kuki di peramban kamu secara berkala

Dengan menghapus kuki secara berkala, akan membuat para pengiklan yang melakukan pelacakan kesulitan untuk mengumpulkan ulang data atau riwayat penelusuran yang ada di peramban. Hampir semua peramban menyematkan fitur untuk menghapus kuki ini, tinggal pengguna memilih ingin menghapus secara keseluruhan atau sebagian.

#2 atur ulang ID iklan di perangkat ponsel pintar

Selain kuki, pengiklan memanfaatkan satu lagi yang disebut ID iklan. Ini tertanam di dalam ponsel saat baru diaktifkan, baik ponsel Android maupun iOS. Ini membantu pemasar untuk menemukan kamu.

Cara menghentikannya cukup mudah, tinggal menemukan tombol reset di menu iklan yang terdapat di dalam aplikasi pengaturan Google untuk perangkat Android. Sedangkan untuk perangkat Apple iPhone terdapat di menu privasi, di bawah iklan. Pengguna dapat mengatur ulang perizinan aktivitas tersebut. Hal ini paling sering dilewatkan pengguna sehingga sering kali menghapus kuki terasa tidak ada gunanya; iklan tetap saja muncul.

#3 Bersihkan riwayat iklan Google kamu secara berkala

Google punya fitur My Activity, di mana pengguna bisa mengatur setiap aktivitas mereka. My Activity memungkinkan kamu untuk melihat data yang disimpan oleh Google tentang kamu termasuk riwayat iklan yang dimuat, dan data tersebut dapat dihapus.

#4 Sembunyikan iklan yang mengganggu sesering mungkin

Iklan yang dilayani oleh Facebook dan Google biasanya memiliki tombol x kecil di pojok kanan atas iklan dan memungkinkan pengguna untuk menyembunyikan atau menghapusnya dari pandangan mata. Diam-diam pengiklan pun membaca aktivitas tersebut, bahwa pengguna tidak menyukai iklan yang ditampilkan. Semakin sering kamu melakukannya, semakin sedikit pula ragam iklan yang akan muncul di peramban dan media sosial.

Empat cara di atas adalah cara umum, dan untuk membuatnya bekerja dan memberikan hasil maksimal, kamu harus melakukan keempatnya secara bersama-sama. Namun, cara di atas bahkan tidak bisa melepaskan kamu dari iklan secara penuh.

Berikut ini ada lagi 4 cara yang lebih ekstrem untuk terlepas dari iklan yang mengganggu, selamanya.

#1 Pasang ad-blocker

Kamu bisa memasang ad-blocker di peramban untuk menghentikan iklan. Untuk perangkat komputer, kami menyarankan uBlock Origin dan 1Blocker X untuk pengguna iPhone. Google, sebagai pelayan iklan sayangnya memblokir berbagai ad-blocker di Play Store sehingga satu-satunya cara bagi pengguna perangkat Android untuk terbebas dari iklan adalah dengan menggunakan peramban dalam mode privat.

#2 Gunakan peramban privat di perangkat mobile

Ada beberapa pilihan peramban privat untuk perangkat mobile di antaranya Firefox Focus, DuckDuckGo, dan Ghostery Privacy Browser. Ketiga peramban tersebut mengutamakan privasi dan menggunakan pencekal iklan bawaan. Ini sangat berguna ketika kamu ingin melakukan penelusuran rahasia.

#3 Pasang tracker blocker

Tracker blocker sangat membantu untuk menggagalkan pengambilan informasi pribadi tanpa persetujuan terlebih dahulu saat kamu berkunjung ke sebuah situs web. Beberapa situs web memang cukup nakal dan mengambil data pengunjung tanpa izin, maka dari itu tracker blocker sangat kami rekomendasikan untuk mencegah data kamu dicuri.

Disconnect.me adalah salah satu tracker blocker yang direkomendasikan, baik untuk pengguna desktop maupun ponsel.

#4 Jangan pernah ikut iklan berdasarkan minat

Perusahaan teknologi seperti Google, Facebook, Twitter, dan Apple menawarkan petunjuk tentang iklan mana yang pengguna inginkan untuk dimunculkan. Jangan pernah memilih karena langkah tersebut adalah awal munculnya iklan yang menyebalkan.

Mungkin butuh waktu beberapa jam untuk merasakan dampak dari pencekalan iklan yang menghantui kamu. Namun, sekali kamu mencoba cara tersebut, kamu akan melihat perubahan yang signifikan dan menemukan iklan-iklan menyebalkan dan mengganggu sepanjang waktu itu kini benar-benar berhenti mengikuti. Selamat mencoba dan semoga berhasil!